TOP TV YANG NYATA NYA GAK NGETOP?!

Tulisan saya ini bermaksud bukan menjelekan TOP TV, namun ini mewakili perasaan kekecewaan pelanggan TOP TV yang ada dipedalaman Kutai Barat yang berharap TOP TV dapat meyiarkan siaran langsung Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, maklumlah di Kutai Barat siaran TV hanya dapat ditonton melalui Digital Terrestrial Reciever/antena parabola.

Permintaan pemasangan TV satelit berlangganan menjelang Piala Dunia cukup tinggi di Kutai Barat dan salah satu provider yang banyak diminati adalah TOP TV, dan saya termasuk pelanggan baru yang berharap bisa menyaksikan siaran langsung acara akbar tersebut, tetapi dari awal babak penyisihan sampai menjelang Final antara Belanda VS Sepanyol tampaknya harapan itu sirna.

Bagi warga Kutai Barat yang maniak dengan sepak bola terpaksa harus merogeh koceknya lagi untuk membeli satelit digital reciever dari provider lain yang menyiarkan acara tersebut,….saya sendiri tidak mampu untuk membeli alat tersebut maklumlah berapa besar penghasilan seorang petani Karet?, ya..akhirnya nonton bareng ditempat tetangga….lumaya ramai.

Menurut saya TOP TV tidak salah dalam hal ini dan tidak melakukan penipuan, karena sales mereka tidak pernah mempromosikan bahwa provider mereka akan menyiarkan langsung piala dunia. Saya ingat waku pertama pemasangan parabola di rumah , saya sempat bertanya ” Mas nanti bisa kan nangkap siaran piala dunia?”, mereka tidak menjawab dan hanya tersenyum. Saya pikir saya lah yang salah sebaiknya kalau mau pasang harus tau dulu siapa yang mendapatkan hak siar tersebut.

Saran saya untuk TOP TV supaya jadi Ngetop mungkin kedepannya kalau ada perhelatan besar seperti ini haruslah berani juga memenangkan kontrak hak siar walau biayanya cukup besar demi kepuasan pelanggan anda. Terus terang walaupun kecewa, saya tetap membayar iuran bulanan (namun TOP TV jangan kaget kalau pelanggannya di Kubar banyak yang tidak akan membayar,…buat apa bayar kalau gak bisa nonton piala dunia bahkan ada teman yang kecewa menyuruh Top TV mengambil kembali alat mereka), saya masih membayar karena anak saya menyukai cartoon network, Nat Geo Wild, Anmal Planet dll.

Iklan
Dipublikasi di Uncategorized | 5 Komentar

Binatang Apa Yang Paling Cerdas Di Dunia?

Burung umumnya tidak dianggap hewan cerdas, sampai-sampai seseorang untuk merendahkan orang lain menyebutnya dengan “Otak Burung”. Tetapi suatu hari, saya (Sahar El-Nadi)  membaca sebuah ayat dari Quran yang melibatkan burung mengajar manusia awal sebuah praktek yang penting, yang membuat saya berhenti dan berpikir tentang makna dari ayat dan kualitas dari burung tertentu, membawa saya ke pengalaman belajar yang menarik. Berikut adalah ayat yang merupakan bagian dari kisah anak-anak Adam, Habil dan Qabil.
“Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia orang-orang yang merugi. Kemudian Allah menyuruh seekor gagak menggali-gali bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana dia seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Berkata Qabil:’Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?’ Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal.” (Al Maidah : 30-31)

Ini memberi saya petunjuk agar melihat lebih dekat dan mempelajarinya lebih dalam dan menggali sumur pengetahuan yang belum tergali. Jadi saya menganggap hal ini terkait dengan burung gagak karena ayat ini jelas menunjuk burung ini sebagai mentor bagi manusia, dan jelas menunjukkan bahwa manusia serasa “direndahkan” oleh solusi yang ditemukan oleh gagak untuk beberapa masalah kritis mereka.

Akibatnya, saya bertanya-tanya: Siapakah hewan yang paling cerdas setelah manusia? Seperti banyak orang, saya teringat pada lumba-lumba untuk kehormatan itu, tapi setelah pencarian online yang sangat menyenangkan, saya dapati sebuah kejutan besar.

Penelitian terbaru menunjukkan kandidat tak terduga dari kategori hewan tercerdas adalah Gagak. Tidak terduga karena pertimbangan terhadap banyaknya budaya yang melekatkan Gagak sebagai pertanda nasib buruk dan kematian (mungkin karena peran tenangnya penguburan dalam cerita di atas?), yang ternyata hewan ini justru hewan super cerdas!

Majalah American Scientific mempublikasikan hasil penelitian para ilmuwan, Bernd Heinrich dan Thomas Bugnyar – Vermont University, Kanada dan St Andrews University, Skotlandia – yang menunjukkan kemampuan mental yang luar biasa dari gagak. “Burung ini menggunakan logika untuk memecahkan masalah dan beberapa kemampuan mereka bahkan melampaui dari kera besar,” kata mereka.

Dalam percobaan ini, gagak diberi tugas yang sangat kompleks yang mereka belum pernah dapati sebelumnya dan naluri mereka tidak diprogram untuk melakukannya secara alami, namun mereka selalu berhasil mencari kreatifitas dan solusi logis untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut. Yang lebih mengejutkan lagi, mereka melakukannya dengan benar pertama kali, setiap kali, tanpa proses trial and error apapun!

Percobaan menunjukkan bahwa gagak mampu untuk menguji setiap kemungkinan yang ada dalam pikiran mereka dalam waktu singkat, pilih solusi yang paling efektif, dan menerapkannya dengan benar saat pertama kali mereka mencobanya, sungguh makhluk paling cerdas, tidak ada yang bisa menandinginya.

Beberapa percobaan menunjukkan bahwa burung gagak yang licik bisa membuat binatang lain bekerja untuk mereka, membuat hewan lain mencarikan makanan untuk mereka atau minimalnya mempermudah mereka.

Pada percobaan pertama, Gagak sukses mengambil makanan didalam tabung dengan menggunakan semacam kawat seperti kail.

Dalam percobaan lain, di mana makanan mengapung diatas air dalam tabung panjang, langkah pertama yang dilakukan gagak adalah menjatuhkan kerikil kecil dalam tabung yang diperlukan untuk meningkatkan ketinggian air yang cukup bagi paruhnya untuk mencapai makanan.

Melihat video dari percobaan di atas, saya memutuskan untuk mencoba eksperimen kecil pada manusia: saya memainkan video di mana gagak yang menggunakan batu kerikil kepada sejumlah orang dari usia yang berbeda kemudian bertanya kepada mereka apa yang akan mereka lakukan jika mereka berada di tempatnya? jawaban dengan suara bulat “Air ditumpahkan, dan ambil makanan” Ketika mereka melihat bahwa Gagak tidak mengambil makanan dengan cara menumpahkan air, mereka pun terkagum namun disertai pula dengan sikap merendahkan (persis seperti anak Adam dalam ayat Al-Quran) tetapi memastikan bahwa mendapat makanan tanpa mengganggu atau merusak lingkungan di mana menemukannya, sebuah pelajaran berharga bahwa manusia perlu belajar banyak ..

Video lain yang luar biasa menunjukkan gagak di Jepang yang tertangkap kamera CCTV. Pertama, mereka belajar untuk membuang kulit kacang yang keras-yang terlalu sulit bagi mereka membukanya. Mereka melemparkannya dari pohon-pohon tinggi ke jalan untuk memecahkannya dan kemudian mereka makan, kemudian mereka mengembangkan proses tersebut dengan melemparkannya di jalur mobil dan membiarkannya terlindas mobil, dan untuk menghindari risiko tertabrak ketika mereka mendapatkan lalu lintas yang padat, Mereka memperbaiki teknik mereka bahkan lebih, belajar menunggu lampu lalu lintas berubah merah, lalu bergerak untuk mengambil makanan mereka kembali,dan pergi dengan aman begitu lampu berubah.

Gagak juga mampu bekerja sama untuk menjebak dan membunuh mangsa: dua dari gagak akan terbang ke tanah untuk memblokir rute melarikan diri, sementara yang lain menyerang mangsa. Perilaku ini menunjukkan bahwa mereka saling mengerti satu sama lain dan apa yang ada pada benak si mangsa. Gagak bahkan akan bekerjasama untuk memecahkan masalah yang ditetapkan untuk mereka selama eksperimen, dan akan mengenali diri mereka sendiri ketika mereka melihat ke dalam cermin.

Bukti lain kecerdasan yang tinggi dari Gagak adalah bahwa mereka bisa beradaptasi dengan daerah yang sangat berbeda, dari padang pasir ke pegunungan. Mereka belajar untuk menemukan makanan bahkan dalam kondisi paling keras, dan mereka tahu bagaimana dan kapan harus menggunakan hewan lain untuk membantu mereka mendapatkan makanan yang mereka tidak bisa mendapatkannya sendiri. “Gagak adalah kognitif sama dengan seorang anak dua tahun,” kata ahli biologi Thomas Bugnyar.

Gagak adalah spesies yang sangat sosial dan hidup dalam kelompok keluarga besar, namun beberapa perkelahian mereka dalam sebuah keluarga biasanya tidak lama dan hanya terjadi dengan beberapa patukan saja, mereka hanya akan bertempur sampai mati dengan musuh yang membahayakan keluarga mereka. Bandingkan dengan perilaku anak Adam yang membunuh saudaranya sendiri!

Ketika para peneliti melihat gagak lulus dari ujian yang sulit, para peneliti bertanya-tanya apa tujuan semua kepandaian ini berfungsi, karena burung lain menjalani hidup dengan baik walaupun dengan intelijen jauh lebih sedikit?

Yah, mungkin gagak memiliki tujuan yang lebih tinggi di alam daripada kehidupan burung yang sederhana?

Quran membuka pintu besar untuk pembelajaran dengan menunjukkan gagak sebagai mentor untuk manusia. Gagak tampaknya menjadi guru yang baik dalam berpikir logis, pemecahan masalah secara kreatif, kerja tim, perencanaan strategis, dan manajemen sumber daya yang efektif – dengan tetap menunjukkan rasa hormat terhadap lingkungan. Jadi, mungkin ini adalah waktu yang tepat bagi kita untuk belajar dari makhluk-makhluk cerdas, seperti yang kita lihat, kita membutuhkan kekuatan berpikir mereka untuk membawa kita kembali ke tujuan utama kita sebagai khalifah di Bumi.

http://www.lintasberita.com/go/1159406
Sumber :
Discover the Brain Power of the Bird in Black.” Nature. Accessed 3 Jan. 2010
McKie, Robin. “Clever Raven Prove that it’s no Bird Brain.” Guardian. 29 Apr. 2007. Accessed 3 Jan. 2010.
Walker , Matt .“Clever Ravens Cooperatively Hunt.” BBC. 1 Dec. 2009. Accessed 3 Jan. 2010
Dworschak, Manfred. “Clever Ravens: Masters of Deceit.” Speigel International. 4 Oct. 2007. Accessed 3 Jan. 2010

Video:
Clever Crows.” Google Videos. Accessed 3 Jan. 2010
Video: Aesop’s Fable – or fact? Meet the world’s cleverest bird.” Times. 7 Aug. 2009. Accessed 3 Jan. 2010
Clever Crows.” Google Videos. Accessed 3 Jan. 2010

Dipublikasi di Fun-Dunia Binatang | Meninggalkan komentar

BISON TERNYATA BISA JUGA MEMBANTAI SINGA

Dalam buku-buku pelajaran biologi waktu jaman saya kecil dulu, Singa dikenal sebagai predator yang berada dalam puncak piramida rantai makanan, dalam buku-buku ceritapun begitu tak ada hewan yang berani dengannya sehingga dijuliki Singa Si Raja Hutan “Lion King” (bahkan ada filmnya).

“Kefenomenalan” Singa akhirnya terbawa sampai kita dewasa/tua dan masuk kebawah alam sadar kita ‘bahwa tidak ada satu binatang pun yang mampu mengalahkan Singa”, mungkinkah Kancil dengan kecerdikannya mengalahkan Singa?….sepertinya tidak, dalam cerita rakyat Nusantara , Kancil hanya mampu mengalahkan Buaya dan pak Tani,…ya mungkin juga hutan di Indonesia tidak ada Singa…coba kalau ada bisa saja dalam cerita Si Kancil mengalahkan Singa.

Namun kesuperan Singa terpatahkan ketika saya menyaksikan acara TV dari luar yaitu Net. Geo. Wild yang memang khusus menyiarkan kehidupan binatang di alam liar (habis bosan nonton tv. lokal yang lagi sibuk dengan kasus Ariel-Luna-Cut Tari…apalagi lagi aku gak dapat downloadan video hot mereka he..he). Dalam tayangan itu terlihat sekawan Bison sedang membantai (menanduk dan menginjak-menginjak) dengan bengisnya seekor Singa sampai mati.

Lalu bagaimana kalau kasus/peritiwa tersebut dianologikan dengan kehidupan manusia, sepertinya ada contohnya:

1. Jatuhnya rezim Soeharto yang sangat full power pada waktu itu, tidak terbayang dalam benak saya (mungkin kita semua) Soeharto akan akan dapat dilengserkan…hal ini juga belaku juga untuk diktator dibelahan negara lainnya (contoh: diktator Uganda..Idi Amin dll).

2. SatPol PP/Tibum, yang bisanya mengejar2 pedagang kaki lima, pengemis/gembel, membongkar paksa bangunan/tempat tinggal wong cilik akhirnya mengalami nasib naas/kena “batunya” sewaktu akan mengeksekusi makam “Mbah Priuk” di Tanjung Priuk.

3. Amerika Serikat pun sebagai negara yang paling jagoan “Polisi Dunia” berkabung dan merasa dilecehkan ketika gedung WTC di hajar oleh para teroris dan sekarang lagi sibuk mengejar Osama Bin Laden.

Mungkin masih banyak lagi contoh dalam kehidupan manusia dimana sang penguasa dipencundangi oleh makhluk yang dianggap lemah dan bodoh, begitupun dengan kehidupan binatang kadang pemangsa menjadi mangsa..Hunter is Hunted

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar